Jumat, 26 Desember 2008
Jumat, 05 Desember 2008
Sumpah!!! baru kali ini bisa serius Nulis kayak Gini!!!
===========================================
Sebelumnya saya mohon maaf, bagi yang tidak berminat untuk bisnis seperti FormulaBisnis. Saya hanya ingin berbagi kisah saja tentang FormulaBisnis.
Dulu, saya sangat tidak ambil pusing dengan Bisnis ini. Orang-orang, tidak hanya dari website, yang sering saya jumpai ada saja yang menyampaikan bisnis ini. Akhirnya, saya dengan merelakan hidup saya sedikit sengsara yaitu dengan menyetop dana saya untuk membeli rokok selama sebulan, saya akhirnya mengikuti bisnis ini. Pertama saya daftar, kemudian saya diminta untuk transfer ke 2 nomor rekening, satu ke rekening pemilik FormulaBisnis dan yang kedua ke rekening afiliasinya. Hmm, saya juga ragu kalau diminta mengirimkan ke rekening yang saya juga tidak tau orangnya. Nah kebetulan afiliasi nya adalah teman saya. Jadi saya transfer seluruhnya ke teman saya dengan harapan kalau tidak ada apa-apa saya langsung bisa minta ke teman saya tadi.
Setelah saya daftar dan transfer ke teman saya seluruhnya (200rb+kode unik), saya kemudian SMS teman saya kalau sudah saya transfer. Akhirnya saya mendapatkan jawaban untuk menunggu 1x24jam dan teman juga bilang kalau memang harus di konfirmasi lewat SMS biar dikerjakan dengan cepat, kalau tidak di konfirmasi lewat SMS nanti lama sekali aktivasinya.
Dengan penuh "deg-degan" saya menunggu. Wah, untung teman saya cepat juga membalasnya bahwa semua sudah di konfirmasikan juga ke pihak FormulaBisnis oleh teman saya tadi, coba pantau saja emailnya, tambah teman saya. Sayapun bergerak cepat mengecek email saya. Saya terbelalak, yang muncul kok hanya email yang meminta transfer uang lagi ? Saya sempat berpikiran negatip waktu itu, jangan-jangan saya tertipu. Saya langsung kirimkan email ke FormulaBisnis dan juga saya SMS teman saya. Teman saya balas dengan ketawa-ketiwi dan bilang, "Sabar, Santai saja, kalau tidak aktif saya balikin duitnya" Saya sedikit lega dan masih juga berpikiran negatif. Saya tunggu terus, dalam beberapa jam saya kemudian mendapatkan email dari FormulaBisnis yang menyatakan kalau account saya sudah aktif. Wah, syukur saya akhirnya senang kembali.
Saya kemudian login ke reseller area. Membaca sesaat 3 (tiga) cara jitunya. Saya hanya mengerti caranya adalah mengiklankan alamat afiliasi (kebetulan alamat afiliasi saya http://iklanbiru.com/formulabisnis/ ) saya di beberapa website yang sekiranya saya bisa lakukan. Karena saya males akhirnya saya hanya pasang 1 banner dan 1 iklan baris saja.
Seminggu sudah lewat, saya belum mendapatkan hasil apa-apa. Saya jadi bingung dan bertanya apa yang salah. Saya biarkan saja. Namun dalam beberapa minggu kemudian saya mendapatkan email ada yang registrasi lewat alamat afiliasi saya. Hanya 1 orang, saya buka email tersebut. Wah, saya jadi menuggu lagi. Saya biarakan lagi. Beberapa hari saya kepikiran terus, kapan aktifnya? Sampai akhirnya saya mendapat email kembali, ada yang mendaftar kembali di alamat afiliasi saya. Karena tidak kepingin menunggu lama saya coba buka kembali Reseller Area saya. Kemudian saya cermati lagi 3 langkah yang dianjurkan. Ternyata saya hanya mengikuti 1,5 dari 3 langkah tersebut. Saya hanya mempelajari sistem bisnis dari FormulaBisnis (langkah 1) dan hanya beriklan (1 banner dan 1 iklan baris) pada satu web saja (Langkah 2 yang belum tuntas sepenuhnya). Dan Langkah ke-3 yang belum saya usahakan adalah FollowUp calon member saya.
Akhirnya saya lakukan dengan sepenuh hati, saya coba lagi menuntaskan langkah 2 dan langkah 3. HARI INI SAYA HANYA SENYUM-SENYUM SAJA ketika melihat rekening saya dan ketika mengingat kejadian yang saya tulis diatas :)
Itu hanya bagian dari kisah saya di FormulaBisnis. Jangan bilang saya mencoba mempengaruhi para pembaca sekalian. Saya sungguh sangat menyesal baru bisa mengikuti Bisnis ini, kenapa saya baru daftar sekarang dan tidak dari dulu ketika seorang teman saya mengenalkan bisnis ini di tahun 2004 dulu.
Saya tidak bisa berkata apa dan menjanjikan apapun juga di bisnis ini. Silahkan untuk lebih lanjut ke website FormulaBisnis saja di http://iklanbiru.com/formulabisnis/
Senin, 01 Desember 2008
Busby SEO Test membludak pesertanya.
Selasa, 18 November 2008
Rah aji bingung cari kaos
---- Sent using a Sony Ericsson mobile phone
Megibung 01
---- Sent using a Sony Ericsson mobile phone
Damn RSS Feed Widget
But don't worry, i create another widget for Feed my Busby SEO Test Feed. You can download it here. Happy using :D
Kamis, 13 November 2008
Busby SEO Test another tool
Rabu, 05 November 2008
Now I am Focused on Busby SEO Test
Blog saya satunya (cari tau blognya klik disini) tak cemplungin di Busby SEO Test mulai tanggal 26-10-2008
Sekarang tak cek posisinya ada di urutan 311 (04-11-2008 23:59:17) wah blognya mbak Fenny ngedrop,
padahal persisi dibawahnya pada saat posisi 309.
Wah, jadi bongkar-bongkar lagi dan optimize lagi tuch blog.
Minggu depan fokus ke backlink. Hehehehe... sekarang lagi fokus di konten quality.
Senin, 03 November 2008
The Lesson from IM2 CS
sebuah jasa service atau yang lebih keren disebut dengan Custommer Service.
Jengkelnya ketika ada supporting ticket baik berupa email, chat, telpon, dan lain-lain
yang menanyakan sebuah permasalahan.
Terkadang pelanggan yang gak sabaran yang sering merongrong perhatian kita.
Namun ketika kita bertukar posisi, maka akan terasa sekali sebuah ketidakberesan.
Inilah yang saya alami ketika bertanya ke CS IM2.
Dari sana ternyata saya menarik sebuah pelajaran yang sangat berharga diantaranya :
- Ramah, tetap ramah kepada pelanggan tanpa pandang bulu.
- Keep Talking With the Custommer, tetaplah berbicara dengan pelanggan dan janganlah membicarakan teknis kalau memang permasalahan yang ditanyakan pelanggan belum terpecahkan titik permasalahannya.
- Berikan batas waktu pemecahan dan ketika limit waktu tersebut terlampaui, segera minta tambahan waktu lagi ke pelanggan. Dengan sedikit bumbu yang mudah-mudahan sang pelanggan tidak tau.
- Coba pahami kemampuan pelanggan. Dan jangan salah tebak akan kemampuan pelanggan.
- Jangan melakukan pengoperan aduan ke meja CS lain, unless kita sudah paham kalau yang kita limpahkan aduan bisa mengatasinya.
- Jangan melakukan hal-hal yang lain ketika kita menerima aduan.
INGAT!!! Posting ini TIDAK bermaksud menjelek-jelekkan. Cuma ini adalah sebuah Pelajaran (a Lesson to Learn).
Karena saya juga terkadang bisa sebagai seorang Custommer Service juga.
Enter a detailed question here.* akhirnya saya end session chatnya, gak dapet hasil apa-apa (time is money), gak ada jawaban apapun (time is fu**ing money).
Please wait for the next available eContact agent.
putra has arrived to help you!
putra says, "Selamat sore customer service dengan Putra ada yang bisa saya bantu?"
You say, "hallo, koneksi internet broom unlimited pada jalur 3G ada gangguan?"
You say, "sekarang saya pakai GPRS."
putra says, "Sebelumnya, dengan bapak / ibu siapa saya chat?"
You say, "hallo.? ada orangkah?"
You say, "ups. maaf saya harry."
You say, "koneksi saya lambat, bikin delay yang lama."
You say, "gimana pak Putra?"
putra says, "disini atas nama P**** S************ "
putra says, "dengan alamat di JL ******** ******* "
putra says, "benar atau tidak bapak"
putra says, "sejak kapan bapak harry koneksinya lambat"
You say, "siang hari, Pagi harinya saya bisa gunakan pada kondisi 3G aktif"
You say, "sekarang, kondisi 3G aktif, interkoneksinya tidak bisa."
You say, "selalu di reject."
You say, "tetapi ketika saya set GPRS only. Bisa Konek."
Tranferred to agent Teguh.
eka has arrived to help you!
You say, "hallo."
You say, "?"
Tranferred to agent Dede.
Dede is currently busy or not available. Please wait...
Transfer has been cancelled.
Tranferred to agent Supriyadi.
Supriyadi is currently busy or not available. Please wait...
Transfer has been cancelled.
Tranferred to agent Kadinar.
Kadinar is currently busy or not available. Please wait...
Transfer has been cancelled.
You say, "saya hanya butuh statusnya saja."
You say, "apakah memang ganguan atau punya saya yang error?"
You say, "hallo?"
You say, "HALLO..."
You say, "...OLLAH"
eka says, "baik dengan bpk/ibu syp saya chat"
You say, "saya Harry."
You say, "saya sudah jabarkan permasalahannya diatas."
You say, "bagaimana?"
You say, "Saya menunggu."
You say, "HALLO..."
You say, "...OLLAH"
You say, "gimana pak?"
You say, "HALLO..."
You say, "...OLLAH"
Note :
You say = Ketikan saya.
Tranferred to = mulai di pingpong
HALLO... ...OLLAH = kurang sabar menunggu jawaban...
Rammstein... America...
und vor Paris steht Mickey Maus...
[translate to english]
... to Africa goes Santa Claus,
and near Paris stands Mickey Mouse...
Senin, 13 Oktober 2008
Ohh ftp
restart. Tiba-tiba FTP mati. Cek dan ricek ternyata ftp (vsftpd) bentrok
sama installan yang lama (pureftp).
Googling sana sini, akhirnya ketemu, problemnya port 21 sudah di listen
oleh service lain, saya cek pakai #netstat -pan | grep :21; dan ketemu
dech (tcp 0 0 0.0.0.0:21
0.0.0.0:* LISTEN 1059/inetd) kemudian kill 1059 (PID nya)
Kemudian masuk ke /etc/inetd.conf nyoba matiin port 21 listen
servicenya. (uncomment #ftp stream tcp nowait root
/usr/sbin/tcpd /usr/sbin/pure-ftpd-wrapper)
Reboot server, ok bro, sudah jalan lagi. fyuh...
Minggu, 05 Oktober 2008
Senin, 29 September 2008
Bab I Guling
---- Sent using a Sony Ericsson mobile phone
Sabtu, 27 September 2008
Info Jalan Raya via CCTV
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-padalarang.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-padalarang.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-karanganyar.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-karanganyar.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-kadipaten.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-kadipaten.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-patrol.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-patrol.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-losari.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-losari.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-comal.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-comal.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-sumpiuh.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-sumpiuh.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-subang.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-subang.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-cijelag.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-cijelag.php>
http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-sadang.php
<http://ltmc-hubdat.dephub.go.id/ltmc_baru/kamera-view-sadang.php>
http://mudik.banten.go.id/ <http://mudik.banten.go..id/,>
www.palembang.go.id <http://www.palembang.go.id>
Yang di denpasar, belum paham dimana aksesnya (di renon sudah ada 1 CCTV
tak liat di sebelah jalan)
Kamis, 25 September 2008
Ban Kiri Belakang COPOT!!!
Pagi tadi, hard day. Berangkat dari karangasem, rencana memang kemaren
malem setelah upacara, tapi niat tersebut urung dilakukan entah kenapa
akhirnya memilih pagi hari sepagi mungkin.
Jalan sebelum masuk Baypass sich masih ok, ok saja. Cuman merasa sudah
terganggu di baypass dekat sanur, kecepatan 60km/jam sudah terasa
mengguncang. Akhirnya pelan-pelan saja.
Walhasil di hayam wuruk, dekat depan kantor notaris suara bising dari
belakang terdengar. Prak... Jalanan lumayan ramai, akhirnya dengan sigap
langsung masuk ke sela mobil parkir. Lihat kaca spion kiri, dan bang...
ban berubah posisi 45 derajat.
Matiin mesin, dan bernapas sedikit. Turun dan melihat, kebelakang, ban
copot. Damn!!! Kenapa harus pagi ini. Pak Satpam sebuah TK menunjuk ke
samping kiri jalan rasa sembari berkata, "dik, itu bautnya..." sontak,
dengan tanpa basa basi langsung ambil dan bilang makasi pak. Gak mau
liat muka orang lama-lama. Telepon kesana-kemari, gak ada yang angkat.
Ada satu yang ngangkat, tapi posisinya di Utara Mambal. Duh, saatnya
jalan kaki pagi hari mencari bengkel. Terlihat sebuah bengkel AC
seberang jalan, berdoa agar ada dongkrak eh ternyata memang harus jalan
kaki lagi. Jalan menuju ke utara dekat Pompa Bensin, hmm gak ada tuch.
Balik lagi, ke selatan, ketemu mobil derek, eh ditanya malah jawab gak
melayani dongkrak-dongkrak. Hiks...
Sontak melihat seberang jalan ada tempat cuci mobil. Tanya, dan jawaban
juga tidak ada dongkrak. Kemudian untung di seberang jalan ada bengkel
las dan dikatakan kalau sebelah kiri bengkel las ada bengkel mobil. Ok,
cabut kesana. Dan sang montir masih mengerjakan mobil dan diminta
menunggu. Yach, jalan kaki lagi baliknya (pinginnya sich biar dibonceng
si montir xixixixi... :) Tapi lega juga yang penting sudah dapat
montirnya. Balik lagi ke TKP. Di TKP sudah ada pemilik rumah kantor yang
depannya tak parkirin sembarangan. Pertama sich sewot, tapi setelah coba
bilang maaf pak, ban saya copot. Wah, akhirnya ngobrol asik dech sama
bapak itu. :D (thanks pak)
Tak lama datanglah sang montir. Sambil bilang hal-hal menakutkan tentang
kejadian-kejadian mobil copot ban (yach walaupun ujung-ujungnya bilang
nanti baut as nya diganti, bisa kok dateng ke bengkel, dibongkar dan
dibelikan baut as yang sama). Ok dech, nanti saya kesana. Walhasil 30rb
melayang.
Selesai, Langsung menuju kantor. Setelah bikin macet jalan Hayam Wuruk.
Hal yang kedua yang bikin berat berpikir, Singapore not accessible.
Phone from the Bos. Byuh, hal itu terjadi ketika lagi jalan mencari
bengkel. Haaaa.... bos i lagi jalan bos nyari bengkel, bla... bla...
bla... laptopnya lagi jauh, gak kebawa... arghhhh... Sontak jalan kaki
jadi dipercepat mondar mandir hayam wuruk dan keringat pun menetes...
Damn sambil menunggu montir, action tanpa pikir panjang, reboot. Dan
setelah sampai di kantor baru eksekusi investigasi (there is no log
reported faild!!! heran apanya yach, still looking.).
Jumat, 19 September 2008
Hacking wordpress
---- Sent using a Sony Ericsson mobile phone
Sabtu, 13 September 2008
Sabtu, 06 September 2008
Senin, 01 September 2008
Perjalanan ke Terunyan
ke tempat parkir, menanyakan apakah bisa menggunakan jalan darat menuju
Desa Terunyan. Bapak Parkir bilang kalau bisa menggunakan jalan darat
menuju desa Terunyan, namun unutk mencapai kuburan, memang harus
menggunakan speedboat. Tidak ada alternatif yang nyaman menuju jalan
kuburan melalui jalan darat kecuali merosot dari atas tebing.
Lumayan lama diam di Dermaga I karena harga penyeberangan cukup mahal.
Namun ada juga yang menawarkan dengan harga sedikit miring. Sampai
aklhirnya seorang kakek tua menyarankan untuk membeli tarif resmi di
loket saja. Hmm, memang diitung-itung dengan harga resmi kita bisa
merasakan aman dalam perjalanan (i hate water adventure) walaupun dengan
harga yang agak mahal (54.000,-/orang - kalau rombongan bisa lebih murah
lagi).
Akhirnya kita berangkat dari Dermaga I dengan rute ke Dermaga II Desa
Terunyan kemudian dilajutkan ke Dermaga III Kuburan Terunyan. Kita
sebagai tamu memang dibebaskan lama waktu untuk mengunjungi
tempat-tempat tersebut. Desa Terunyan menjadi tujuan hanyalah untuk
bersembahyang. Setelah melewati beberapa rumah, terkesan sudah modern
dan banyak terdapat kendaraan roda dua milik warga. Masih bingung dengan
asal muasal pendapatan mereka, jika dilihat dari kontur tanah yang hanya
bisa ditanamin beberapa produk sayuran.
Beberapa penduduk disana memang ramah sekali, cuman saya sedikit curiga
dengan keramahan tersebut. Jarang sekali melihat keramahan semacam itu
jika tidak ada niat dan tujuannya. Sudahlah, kecurigaan hanya perasaaan
negative saya yang coba saya anggap cobaan pada waktu sembahyang.
Setelah selesai sembahyang, akhirnya kita beranjak pergi. Saya merasakan
diri saya harus cepat-cepat meninggalkan tempat tersebut karena saya
sudah sangat dihantui kecurigaan. Saking tergesa-gesanya, saya pun di
depan. Dan memang benar, dengan nada yang santai seseorang mendekati
saya dan menanyakan, apakah ada sesuatu yang bisa digunakan sebagai
bantuan untuk warga disana. Terjawab sudah. Karena saya tidak membawa
uang sepeserpun akhirnya saya bergeser ke belakang. Berbisik minta
sumbangan dan menyerahkan kepada Bendahara, sambil bergegas ke Dermaga
II sambil berguman, semoga masih banyak orang yang disana yang masih
bisa berbuat baik dan ramah tanpa harus mengharapkan sesuatu.
Ok. Saatnya menuju ke Dermaga III Kuburan Terunyan. Tidak sampai 5 menit
sudah sampai ke tempat tujuan. Memang masih ada peminta-minta, cuman ada
2 orang saja tidak seperti yang diceritakan pada masa lalu yang
jumlahnya banyak sekali.
Masuk ke tempat yang sekarang telah menjadi objek wisata, sudah disambut
oleh sang pramuwisata yang ramah pula. Keramahan yang sudah bisa
terbaca. Namuna ada juga sisi positifnya, kita mendapatkan informasi
tentang kuburan tersebut. Memang, mayat yang dikatakan baru 5 hari
tersebut tidak menyebarkan bau busuk sama sekali. Dikatakan bahwa pohon
taru menyan yang kita jumpai pertama kali dari gerbang yang menyerap bau
serta menebarkan aroma yang harum (perpaduan antara Kapur Bogus dan
Ambipur Car:).
Setelah beberapa menit disana, kita beranjak pulang. Sama halnya di desa
Terunyan, kita diminta untuk bersedekah disebuah tempat. Tempat tersebut
sudah terisi sejumlah uang dengan nominal yang sangat besar 50.000,-
Untunglah teman yang sudah berpengalaman kesana menganjurkan dan
mengatakan itu hanya uang pancingan agar kita bisa memberikan lebih atau
minimal sama dengan yang sudah ada. Pintar juga, amal saja terkadang ada
nilai harga dirinya :D
Karena nominal yang kita taruh sangat jauh sedikit jumalahnya dari yang
telah ada, sang pramuwisata pun bersilat lidah dengan meminta
punia/sedekah untuk dirinya agar bisa membeli rokok dan lain sebagainya.
Weleh, hanya saja karena memang tidak membawa uang sepeserpun, yah apa
mau dinyana.
Setelah itu kita meluncur kembali ke Dermaga I dari Demaga III. Sampai
Dermaga III sang navigator cilik masih sempat menanyakan uang ekstra
kembali, GRRRRRRRRRRRRRRR..... Perjalanan yang cukup melelahkan.
Rincian Biaya :
Parkir Dermaga I : Rp. 2.000,-
SpeedBoat : Rp 374.000,- ( 7 orang ) + Rp.54.000,- (Ekstra 1 orang)
Sumbangan di Desa Terunyan : Rp 20.000,-
Sumbangan di kuburan : Rp 5.000,-
Sumbangan pada pramuwisata : Rp 5.000,-
Sedekah ke peminta-minta : Rp 1.000,- x 2 orang
Sumbangan ke tukang pengusung tangga pelabuhan III : Rp 1.000,-
Sumbangan uang ekstra ke navigator cilik : Rp 1.000,-
Saran :
- Untuk lebih hemat menuju pemakaman, alangkah baiknya langsung menuju
pelabuhan (Dermaga II) di Desa Terunyan lewat jalan darat. Dari Dermaga
II Desa Terunyan ke Dermaga III Kuburan Terunyan tarifnya sekitar Rp
200.000,- untuk 1 boat.
- Persiapkan uang receh. Jangan pernah jaga gengsi untuk beramal
(nominal tidak masalah, yang penting rela).
Selasa, 26 Agustus 2008
Kamis, 17 Juli 2008
Selasa, 15 Juli 2008
Minggu, 13 Juli 2008
Sabtu, 12 Juli 2008
Earn money?
---- Sent using a Sony Ericsson mobile phone



